Mesin Penetas Telur dan Tips Penetasan yang Tepat

Mesin penetas telur adalah alat bantu untuk mempercepat proses penetasan telur dan memiliki cara kerja tidak menggunakan induk, namun dibantu dengan mempergunakan lampu pijar. Di mesin penetasan ini terdapat rak telur dengan berbagai macam kapasitas serta daya tampung yang bisa diputar balik dengan cara otomatis atau manual. Alat bantu ini juga dilengkapi dengan pengatur suhu contohnya seperti thermostat jika menggunakan alat bantu ini, diharapkan telur yang ditetaskan menjadi semakin banyak serta waktu yang singkat, Anda pun bisa memelihara ayam dalam jumlah yang banyak.

Ada beberapa tahapan saat akan menggunakan mesin ini. pertama, persiapan menangani telur, berikut beberapa tahapannya:

  • Pencucian serta penyimpanan. Proses pencucian dilakukan dengan menggunakan lap atau kapas yang sudah dibasahi dengan menggunakan air hangat yang sudah dicampur dengan deterjen,
  • Persiapan mesin sebelum digunakan. Untuk persiapan mesin, Hindari mempergunakan bahan kimia serta gunakan air panas untuk pembersihan mesin, jangan lupa isi bak air dengan menggunakan air hangat, agar dapat memperoleh suhu yang stabil, lakukan pengujian selama 24 jam lamanya, penempatan telur harus dilakukan dengan benar.

Untuk masa pengeraman dan penetasan telur ayam, Anda harus memahami 2 ham yakni masa pengeraman yakni telur haru di bolak-balik setiap hari, dan yang kedua ialah masa penetasan, di masa ini telur haru berhenti di putar agar bisa mempersiapkan anak ayam yang akan menetas. Jadi, jangan sampai karena Anda menggunakan mesin penetas telur  namun tidak memperhatikan hal kecil seperti ini. setiap unggas mempunyai lama masa pengeraman, penetasan hingga kelembapan berbeda. untuk menetaskan telur ayam, kira-kira memerlukan masa inkubasi total 21 hingga 22 hari. Suhu ruang tetas di masa pengeraman telur ayam selama 16 hari diatur selama 37 hingga 38 C. untuk periode pengeraman, kelembaban dijaga dengan 50 hingga 55 persen.

Untuk menetaskan telur puyuh, di dalam penetasan, memerlukan masa inkubasi dengan total 17 hari serta telur harus diputar di hari ke 4 hingga 13, Anda bisa melakukannya 2 kali sehari yakni di pagi dan sore hari dengan tujuan agar telur memperoleh suhu yang merata. Selama berada di dalam alat, pastikan telur bisa memperoleh suhu yang bagus yakni 38 hingga 39 derajat.

Ketiga, penetasan telur bebek. Pada masa penetasan ini memerlukan masa inkubasi 25 hingga 28 hari. Suhu mesin yang diperlukan telur bebek saat berumur 1 hingga 24 hari ialah 38 derajat, sedangkan saat masuk usia 25 hingga 28 hari suhu yang diperlukan adalah 34 derajat, selain pengaturan suhu yang tepat, hal yang harus Anda perhatikan ketika menetaskan telur bebek adalah tingkat kelembaban. Tingkat kelembaban yang diperlukan mesin penetasan pada 1 hingga 24 hari kurang lebih 55 hingga 65 persen.

Hal lain yang perlu diperhatikan ketika menggunakan mesin penetas telur seperti lokasi penempatan alat. Tempat yang paling baik ialah tempat yang bebas dari bakteri, kering dan bersih. Tempat tersembunyi dan memiliki sirkulasi udara yang baik adalah tempat ideal. Mengapa ketika melakukan penetasan telur diperlukan pengaturan kelembapan? Tujuan dari pengaturan kelembapan ini untuk menjaga kestabilan kandungan air dalam telur. Cara bagus untuk mengetahui tingkat kelembapan telur dengan meneropong secara berkala di hari ke 7, 14 serta 18. Ketika memasuki masa penetasan, kelembapan dapat Anda naikkan sedikit karena ventilasi harus dibuka secara penuh. Itulah pembahasan mengenai mesin penetas telur dan tips penetasan yang tepat. Jangan lupa kunjungi situs belanja online untuk mendapatkan mesin penetas telur terbaik dan berkualitas.

Sharing is caring!